Senin, 09 Januari 2012

BEDONG BAYI

Bedong Bayi – Manfaat dan Cara Membedong yang Baik

Membedong merupakan istilah di negeri kita untuk ‘membungkus’ bayi dengan kain. Kain yang digunakan pun biasa disebut dengan kain bedong. Beberapa manfaat membedong bayi, antara lain:
- Membantu bayi Anda agar tidak terganggu dengan gerakan kejut yang biasa dikenal dengan refleks Moro
- Membantu bayi Anda untuk tetap hangat, terutama pada hari-hari pertama dalam kehidupannya. Nantinya secara berangsur, tubuhnya akan menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, sehingga kain bedong tidak diperlukan lagi
- Membantu menenangkan bayi Anda
Ketika bayi Anda dibedong dengan benar, dia akan merasa hangat dan aman, dan bedong pun berguna untuk menenangkan si kecil ketika dia menerima rangsangan yang berlebihan.
Jika Anda melahirkan di bidan, maupun di rumah sakit, biasanya sebelum pulang, mereka akan mengajarkan kepada Anda bagaimana cara membedong si kecil. Namun jika Anda masih bingung, atau belum percaya diri melakukannya, Anda bisa melihat video singkat kami mengenai salah satu cara yang baik untuk membedong bayi Anda.

Beberapa Tips Seputar Membedong Bayi

  1. Perhatikan kondisi bayi Anda ketika awal akan membedong; jangan melakukannya ketika dia sedang lapar misalnya, atau masih basah setelah mandi, ataupun ketika ia sedang lelah
  2. Jangan membedong terlalu kencang, dengan memaksa kaki bayi agar lurus, karena praktek seperti ini akan merusak sendi lututnya dan juga bisa menyebabkan displasia pangkal paha (hip dysplasia). Untuk mencegahnya, pastikan Anda meninggalkan ruang yang cukup pada bagian bawah bedong (bagian kaki), sehingga bayi Anda tetap bisa menekuk lututnya
  3. Jika cuacanya dingin, Anda boleh memakaikan baju dan celana panjang kepada si kecil sebelum ia dibedong. Namun jika cuaca sedang panas, pastikan ia hanya memakai kaos singlet dan celana pendek. Kalau tidak, ia akan sangat kepanasan
  4. Jangan sampai kain bedong menutupi daerah wajah bayi Anda
  5. Ketika bayi Anda tertidur dengan dibedong, sebaiknya ia jangan diletakkan berdampingan dengan Anda, karena ia pun mungkin akan kepanasan. Bayi yang dibedong ketika tidur, sebaiknya dibuat sedemikian rupa sehingga sekelilingnya merupakan udara bebas dan tidak tertutup, agar ia memperoleh cukup udara dan tidak merasa kepanasan

bedong bayi

- langkah membedong bayi, urutan berlawanan arah jarum jam -

Langkah Membedong Bayi

  1. Bentangkan kain bedong pada permukaan yang rata, dengan bentuk seperti berlian – (gambar 1)
  2. Lipat sudut bagian atasnya ke bawah, sebanyak sekitar 15-20 cm, sehingga permukaan atas kain membentuk garis horisontal – (gambar 1)
  3. Letakkan bayi Anda perlahan pada punggungnya, sehingga ujung atas kain yang horisontal tadi berada sejajar dengan bahunya – (gambar 1)
  4. Turunkan tangan kanan bayi Anda sehingga berada di samping tubuhnya – (gambar 2)
  5. Tarik sudut kain bedong yang berada di sisi tangan kanannya tadi untuk menyelimuti tangan dan dadanya, lalu selipkan ujung kain tersebut ke bawah punggungnya yang ada di sisi kiri tubuhnya – (gambar 2)
  6. Turunkan tangan kiri bayi Anda, sehingga berada di samping tubuhnya
  7. Tarik sudut kain bedong yang berada di sisi tangan kirinya tadi untuk menyelimuti tangan dan dadanya, lalu selipkan ujung kain tersebut ke bawah punggungnya yang ada di sisi kanan tubuhnya
  8. Atau bisa juga dengan cara seperti pada gambar 3
  9. Pelintir atau lipat ujung kain bedong bagian bawah, lalu selipkan ke bawah tubuhnya, tapi biarkan longgar, jangan terlalu kencang, sehingga lutunya bisa dilipat olehnya, pinggulnya bisa bergerak dengan baik dan ia pun bisa meregangkan kakinya degan mudah
- video salah satu cara membedong bayi yang baik -

Sabtu, 24 Desember 2011

Baby sitter dan Pembantu Jakarta Selatan

Yayasan CITRA MUTIARA BABY SITTER & PEMBANTU 
RESMI&GARANSI
Utk wilayah JABODETABEK dan LUAR KOTA
Baby Sitter utk BAYI LAHIR, BALITA DAN JOMPO
Pembantu Rumah Tangga Asal Jawa, siap kerja
YUNIOR-MIDDLE DAN SENIOR
Gaji bisa nego, Biaya Adm Pengambilan Ringan
garansi 3bln 3xganti
Garansi Uang kembali (cash back).bisa diantar
Hub.Jl.Kemang Timur 8 no.15 Jaksel 
Telp.(021)70099113-7182705-97826999
JAKARTA 12730

Rabu, 28 September 2011

Baby sitter dan Pembantu Jakarta Selatan

Yayasan CITRA MUTIARA BABY SITTER & PEMBANTU RESMI&GARANSI
Utk wilayah JABODETABEK dan LUAR KOTA
Baby Sitter utk BAYI LAHIR, BALITA DAN JOMPO
Pembantu Rumah Tangga Asal Jawa, siap kerja
YUNIOR-MIDDLE DAN SENIOR
Gaji bisa nego, Biaya Adm Pengambilan Ringan
garansi 3bln 3xganti
Garansi Uang kembali (cash back).bisa diantar
Hub.Jl.Kemang Timur 8 no.15 Jaksel 
Telp.(021)70099113-7182705-97826999
JAKARTA 12730

Rabu, 10 Agustus 2011

BABY SITTER DAN PEMBANTU INFAL/SEREP LEBARAN 2011


Yayasan CITRA MUTIARA BABY SITTER & PEMBANTU RESMI&GARANSI
Utk wilayah JABODETABEK
Sedia INFAL LEBARAN 2011
Baby Sitter utk BAYI LAHIR, BALITA DAN JOMPO
Pembantu Rumah Tangga Asal Jawa, siap kerja

PAKET BULANAN DAN HARIAN

Hub.Jl.Kemang Timur 8 no.15 Jaksel 
Telp.(021)7182705-97826999-08176922252
JAKARTA 12730

Jumat, 15 Juli 2011

MENERAPKAN POLA TIDUR BAYI

MENERAPKAN pola tidur yang baik pada anak sedini mungkin, akan sangat berpengaruh pada emosi dan perkembangan balita. Banyak sekali hal yang bisa mempengaruhi pola tidur balita. Untuk itu si ibu harus bisa menerapkan kebiasaan tidur yang baik bagi buah hatinya.
Menerapkan kebiasaan tidur yang baik ini bisa dilakukan dengan cara:

  • Ciptakan rutinitas waktu tidur: misalnya dengan cara membacakan cerita, menggosok gigi, mengganti pakaian dengan baju tidur, menyanyikan nina bobo, dan lain-lain.
  • Tetapkan jadwal harian : usahakan si kecil tidur siang, makan, bermain pada jam yang sama setiap harinya.
  • Latih dan dorong si kecil untuk tidur dengan sendiri.
  • Bila dalam keadaan mengantuk dilatekkan di tempat tidur, si kecil akan cenderung tertidur dengan sendirinya. Ini akan menguntungkan si ibu, karena si kecil tidur secara mandiri, ibu tidak perlu menemani atau meninabobokan si kecil.
Masalah sosial dan perkembangan bisa mempengaruhi pola tidur si kecil. Bayi yang merasa aman, tidak akan bermasalah dengan tidurnya. Kecemasan berpisah menyebabkan si kecil terbangun dan menangis karena ibu tidak berada di dekatnya. Sakit dan perkembangan motorik juga bisa mempengaruhi pola tidur si kecil.
Berikut Tips agar si kecil bisa tidur dengan nyaman:
  • Jika memungkinkan, salah satu sisi tempat tidur menempel di dinding dan tidurkan si kecil diantara ibu dan dinding, bukan diantara ayah dan ibu. Si kecil bisa berputar 360 derajat selama tidur dan pastikan pula tidak ada sisi yang retak, baik di tempat tidur atau dinding. Isi ruang yang tersisa dengan selimut yang di gulung.
  • Jika sedang dalam pengobatan yang mungkin bisa mengganggu kepekaan ibu terhadap si kecil yang tidur di samping ibu, sebaiknya ibu tidak tidur bersama si kecil.
  • Tempat tidur yang terlalu kecil atau terlalu penuh dengan barang-barang, merupakan lingkungan tidur yang buruk bagi si kecil, dan juga sebaiknya hindari tertidur di sofa dengan si kecil.
  • Ekstra waspada terhadap kemungkinan si kecil terjatuh dari tempat tidur. Bila si kecil tidur sendirian di tempat tidur, buatlah pagar kecil, misalnya dari bantal dan guling.

Rabu, 20 April 2011

Perawatan Bayi Baru Lahir

Mengetahui Bayi Anda Sehat atau Tidak Setelah Lahir


Perawatan Bayi Baru Lahir
Apakah tanda-tanda bayi lahir sehat ? Tanda-tanda bayi lahir sehat :
a. Segera menangis.
b. Pernafasan teratur.
c. Banyak bergerak.
d. Warna kulit merah muda.
e. Berat badan 2,5 kg atau lebih.
Bagaimana perawatan bayi dalam 4 minggu sesudah kelahiran?
a. Berilah ASI pada 30 menit pertama bayi lahir. Karena pada saat bayi lahir, pemberian makanan melalui ari-ari terputus sehingga harus segera diganti dengan ASI.
b. Jagalah suhu kamarnya agar bayi tidak kedinginan, karena dalam kandungan ibu, bayi mendapatkan kehangatan sesuai dengan suhu tubuh ibu.
c. Atur pertukaran udara dengan baik, karena bayi baru lahir belum dapat mengatur suhu tubuhnya dengan baik.
d. Cucilah tangan bersih-bersih sebelum ibu merawat bayi, jagalah tempat tidur bayi dan popok tetap bersih, jangan biarkan orang lain memegang bayi bila tidak perlu. Bila bayi anda menderita demam, diare, susah bernafas, kejang-kejang segera bawa ke dokter.
e. Bila berat lahir bayi kurang dari 1,5 kg atau terdapat kelainan, segera ke Puskesmas atau dokter. Berat lahir bayi akan menurun 10% dan dalam 2 minggu akan kembali ke berat badan semula.
Apa yang harus dilakukan apabila kulit bayi menjadi kuning?
Bayi cukup bulan kadang-kadang kuning kulitnya dalam hari ke 2-3, hal ini tidak berbahaya karena biasanya akan menghilang dalam waktu 1 minggu. Jemurlah bayi pada pagi hari sebelum jam 10.00 pagi selama 15-30 menit. Hal ini akan mempercepat hilangnya warna kuning pada bayi. Bila kuning timbul dalam 24 jam setelah lahir atau berlangsung lebih dari 1 minggu, segera bawa ke Puskesmas atau dokter.
Pada bayi berat lahir rendah (BBLR) tetaplah berikan ASI karena beratnya cepat bertambah dan menjadi normal.
Apa tanda-tanda penyakit/kelainan pada bayi baru lahir yang harus segera mendapat pertolongan?
a. Tidak mau minum.
b. Mulut mencucur seperti mulut ikan.
c. Kejang-kejang.
d. Nafas cepat dan sesak.
d. Nafas cepat dan sesak.
e. Diare yang terus menerus.
Keadaan atau penyakit apa yang sering menyebabkan kematian pada bayi baru lahir?
Keadaan atau penyakit yang sering menyebakan kematian pada bayi baru lahir antara lain :
a. Bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Berat lahir kurang dari 2,5 kg.
b. Tetanus pada bayi baru lahir (Tetanus Neonatorum).
c. Penyakit Diare.
d. Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut.
Bagaimana mencegah timbulnya kejadian bayi dengan berat lahir rendah?
a. Menjaga agar ibu hamil makan lebih banyak atau 1 kali lebih sering daripada sebelum hamil.
b. Memeriksakan kehamilan secara teratur, minimal 4 kali selama kehamilan, yaitu:
- 3 bulan pertama kehamilan : minimal 1 kali.
- 3 bulan kedua kehamilan : minimal 1 kali.
- 3 bulan ketiga kehamilan : minimal 2 kali.
Bila berat badan ibu naik di bawah 1 kg perbulan, perlu segera ke Puskesmas atau dokter.
c. Menghindari kerja berat yang melelahkan dan mendapat istirahat yang cukup selama kehamilan.
Bagaimana upaya pencegahan diare pada bayi baru lahir?
a. Segera berikan ASI pada bayi baru lahir dan jangan berikan makanan tambahan lain, karena ASI terjamin kebersihannnya sehingga dengan pemberian ASI dapat mencegah diare dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
b. Gunakan air bersih untuk merawat bayi.
c. Buanglah kotoran bayi pada tempatnya.
Mengapa bayi kadang-kadang muntah?
Muntah atau sering disebut gumoh ialah keluarnya kembali sebagian besar atau seluruh makanan yang baru dimakan. Muntah dalam jumlah sedikit tidak membahayakan terutama pada bayi di bawah 6 bulan.
Bagaimana cara mencegah terjadinya muntah (gumoh)?
a. Perbaiki cara menyusui sehingga tidak terlalu banyak udara yang tertelan. Pada waktu menyusui perlu diperhatikan bibir bayi harus mencakup rapat puting dan sebagain areola payudara ibu.
b. Untuk mengeluarkan udara yang tertelan, bayi ditegakkan dan ditepuk-tepuk punggungnya atau sambil ditelungkupkan pada pangkun ibunya atau ditidurkan miring ke sebelah kanan.
c. Perlakukan bayi secara halus, karena muntah dapat disebabkan karena gangguan psikologik misalnya apabaila bayi diperlakukan secara kasar.
Apakah kolik itu dan apa tanda-tandanya?
Kolik adalah suatu keadaan dimana bayi tampak kesakitan dan menangis terus menerus, biasanya terjadi pada bayi berusia 3 bulan. Penyebabnya bermacam-macam seperti terlalu lapar, gangguan emosi dan lain sebagainya.
Tanda-tanda bayi kolik ialah:
- Perut bayi tegang dan kembung.
- Bayi menangis terus menerus kadang-kadang sampai berjam-jam.
- Wajah bayi kemerahan atau pucat kebiruan.
- Kaki dingin dan tangan mengepal.
Bagaimana cara menanggulangi kolik?
Cara menanggulanginya, gosoklah perut bayi dengan sedikit minyak kayu putih atau minyak telon atau yang sejenisnya. Bila tidak ada perbaikan, bawalah ke Puskesmas atau
dokter.
Mengapa lidah bayi kadang-kadang putih?
Lidah bayi berwarna putih karena adanya sisa ASI di mulut bayi, yang semakin lama semakin tebal. Kalau hal ini dibiarkan, dapat menyebabkan bayi sulit makan. Bagaimana mencegah agar lidah bayi tidak putih ? Untuk mencegahnya berilah bayi minum air putih dengan sendok teh setiap habis menyusu.[]
Sumber: Telemedika Pendidikan Kesehatan

Bayi Lahir Lebih Dini

Hampir Semua Bayi Lahir Lebih Dini

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Hampir semua bayi sebenarnya dilahirkan kurang dari 9 bulan. Keterbatasan ukuran panggul ibu membuat bayi susah berlama-lama dalam kandungan. Kalau pun ada bayi yang lahir lebih dari 9 bulan kejadiannya hanya sedikit.  

Hal ini disampaikan oleh neuroscientist Lise Eliot dalam bukunya yang berjudul 'What's Going on in There? How the Brain and Mind Develop in the First Five Years of Life' (Bantam, 2000).

"Jika bukan karena karena keterbatasan ukuran panggul (pelvis) wanita maka bayi akan berkembang lebih lama lagi di dalam rahim (lebih dari sembilan bulan)," jelas Lise Eliot, seperti dilansir Livescience, Selasa (19/4/2011).

Menurut Eliot, wanita harus menjaga tulang panggulnya yang relatif sempit agar tetap tegak. Dengan keterbatasan ukuran panggul wanita, maka bayi susah berlama-lama di rahim ibu melebihi waktu 9 bulan. Hanya sedikit sekali kejadian bayi lahir lebih dari 9 bulan.

Selain itu, ukuran otak bayi saat baru dilahirkan adalah seperempat dari ukuran otak orang dewasa. Hal ini juga memungkinkan ibu mampu bertahan dan tetap sehat setelah melahirkan.

Oleh karena itu, beberapa dokter menyebut bayi usia trimester pertama seperti berada dalam kandungan ibu trimester keempat.

Karena di usia awal-awal kelahirannya bayi belum memiliki keterampilan sosial seperti tersenyum. 

"Keterampilan sosial seperti tersenyum misalnya, baru muncul pada saat bayi berumur 10-14 minggu," jelas Eliot.

Kondisi ibu hamil dan bayi di kandungan pada bulan ke-9 adalah
Kondisi ibu:

  1. Ibu akan mengalami sakit punggung akibat terjadi peregangan otot.
  2. Ibu semakin sulit tidur karena mengalami kecemasan yang kadang tidak beralasan.
  3. Kulit dibagian perut akan semakin gatal, tapi sebaiknya jangan digaruk dan cukup diusap dengan baby oil atau lotion.
  4. Frekuensi buang air kecil akan semakin meningkat, karena bayi semakin mendesak kandung kemih.
  5. Kontraksi akan semakin sering dirasakan oleh ibu.
  6. Jika terjadi kontraksi yang disertai dengan keluarnya cairan ketuban, maka usahakan bangun secara perlahan-lahan untuk mencegah keluarnya air ketuban yang lebih banyak dan segera bawa ke rumah sakit.

Kondisi bayi di kandungan

  1. Menjelang akhir trimester paru-paru hampir sepenuhnya berkembang.
  2. Refleks koordinasi bayi mulai sempurna sehingga ia dapat berkedip, menutup mata, memutar kepala, menendang serta merespons suara, cahaya dan sentuhan.
  3. Bayi akan mengubah posisi untuk mempersiapkan persalinan, yaitu bayi akan turun ke panggul dan biasanya kepala akan menghadap ke arah jalan lahir.
  4. Bayi akan terus tumbuh dan berkembang hingga nanti dilahirkan.
  5. Pada usia ini bayi akan memiliki panjang sekitar 46-51 cm dan berat sekitar 3-3,2 kg.
 

Kamis, 17 Februari 2011

AGAR ANAK DOYAN MAKAN SAYUR

sudah jadi rahasia umum, kok, bila anak-anak tak suka makan sayur. Coba, deh, Ibu-Bapak bertanya pada tetangga sekitar rumah, kebanyakan dari mereka akan memiliki problem sama. 'Memang, anak yang suka makan sayur paling satu atau dua orang. Sedangkan kebanyakan biasanya sulit. Hal itu sudah menjadi kenyataan di mana-mana Yang kerap terjadi, penyelesaian dilakukan dengan pemaksaan. Akhirnya terjadilan 'perang' ibu dan anak. Tak sedikit yang kemudian berkonsultasi ke ahli gizi. 'Mereka mengeluh 'Dok, kok, anak saya enggak suka sayur, sih? Padahal sudah saya paksa, lo. Sampai saya jejelin, tetap saja dia tidak mau makan.' Menurut saya tindakan tersebut kurang tepat. Makan sayur sebaiknya jangan dipaksakan karena semakin dipaksa anak semakin trauma dan semakin tak menyukai sayur,' tegas Lilik

BISA DIGANTI
Memang, kita akui makanan yang baik harus memiliki gizi seimbang. Untuk mendapatkan gizi yang baik, dalam makanan si kecil harus ada sumber karbohidrat, sumber lemak, sumber protein dan sumber vitamin. Misal, nasi berfungsi sebagai karbohidrat, sedangkan lauk-pauk sebagai sumber protein dan lemak. Nah, sayuran termasuk salah satu sumber vitamin.

'Namun jangan lupa, selain sayuran, sumber vitamin juga bisa didapat dari buah-buahan.' Jadi menurut Lilik, sayuran bisa diganti dengan buah-buahan.

Dengan kata lain bila si kecil menolak makan sayur sampai mengatupkan mulutnya, ya, enggak perlu dipaksa. 'Untuk sementara enggak makan sayuran enggak apa-apa. Apalagi bila anak sama sekali enggak mau menjamah sayur.' Cobalah untuk sementara waktu, sumber vitamin diganti dengan buah-buahan. Tambahkan porsi buah-buahan dalam menu sehari-hari untuk menggantikan sayur. Fungsi buah dan sayur pada makanan sama, tak ada perbedaan sehingga bisa saling menggantikan. Pada umumnya anak akan menyukai hampir semua jenis buah-buahan,' kata Lilik.

Tapi, bukan berarti sayuran terus dilupakan begitu saja, lo. Sumber vitamin tersebut harus diperkenalkan setiap hari pada si kecil. Cara memperkenalkannya membutuhkan trik khusus. Salah satunya Ibu bisa menyulap sayuran menjadi makanan yang menarik sehingga si kecil tertarik untuk mengkonsumsinya. Misal, Ibu bisa membuat kue atau cake dari wortel. Atau buatlah menu dengan bahan sayur-sayuran seperti wortel dan labu siam menjadi seperti es buah. 'Dengan dipotong kecil-kecil sayuran tersebut jadi tersamar dan tidak kelihatan sebagai sayur. Diharapkan

dengan begitu anak jadi mau memakannya.' Bisa juga sayuran tadi dicampur dengan bahan lain, seperti telur. Jadi selain tersamar, rasanya pun berbeda. 'Karena, kan, anak biasanya enggak mau makan sayur karena rasanya ada pahit-pahitnya'.

Cara lainnya, dengan menggunakan alat bantu makan yang menarik.Ibu-Bapak bisa menggunakan piring atau mangkuk lucu untuk memancing si kecil. Secara psikologis si kecil yang masih balita akan suka melihat gambar binatang lucu yang menempel di alat makannya. 'Kronologisnya mungkin begini, anak suka melihat gambar yang ada di alat makannya sehingga jadi terhibur. Maka ketika dia disuruh bilang 'Aaaa', ya, dia nurut karena dia lupa sehingga makanan bisa masuk ke mulutnya. Lain kalau anak sedang serius, dikasih juga dia enggak mau. Jadi Ibu memang dituntut harus kreatif.'

SEJAK BAYI
Namun, Bu-Pak, cara paling efektif agar anak menyukai sayur adalah dengan memperkenalkannya sejak mereka masih bayi. Tepatnya ketika ia sudah boleh mengkonsumsi makanan semi padat; sekitar usia 6 bulan. Sayuran tersebut dicampur ke dalam nasi tim saring. Biasanya untuk awal, pilih sayuran yang berserat rendah; wortel, tomat, labu kuning, kangkung

atau bayam. Bayam boleh, kok, dikonsumsi bayi. Hanya saja perlu memperhatikan beberapa hal. Misal, masak bayam untuk sekali saja. Jadi, jangan masak untuk dua porsi; satu porsi untuk makan siang, kemudian porsi berikutnya dihangatkan untuk makan sore. 'Sebaiknya untuk bayam Ibu masak dua kali; siang dan sore. Karena bila bayam dipanaskan kembali maka kandungannya sudah tidak baik lagi untuk bayi.'

Setelah usia bayi menginjak sekitar 8 bulan, sayur-sayuran bisa disajikan dalam bentuk lebih kasar. Jadi Ibu tak perlu memblender lagi namun cukup mencincang saja. Jenis sayurannya juga sudah bisa ditambah dengan yang berserat lebih kasar, semisal kacang panjang atau buncis. 'Untuk balita terutama yang memiliki kelainan saluran cerna, sayuran yang menimbulkan gas seperti kol dan sawi perlu dihindari dulu. Dikhawatirkan anak menjadi kembung dan malah rewel.'

Nah, dengan memperkenalkan sayuran sejak dini, si kecil akan mengingat rasa sayuran itu terus. Bukankah pada masa satu tahun pertama, memori bayi sangat kuat?

VITAMIN TERJAGA
 Namun hati-hati ketika mengolah sayur, ya, Bu-Pak karena salah sedikit bisa-bisa manfaatnya jadi berkurang. Saat akan mencuci sayur sebaiknya dicuci dulu baru dipotong. 'Sayuran yang sudah dipotong-potong, kan, permukaannya banyak. Nah, bila diguyur dengan air bisa-bisa kandungan vitaminnya, seperti vitamih C akan terbuang begitu saja. Karena vitamin C, kan, larut dalam air,' jelasnya. Selain itu, sebaiknya mencuci sayuran pun di dalam air mengalir untuk menghilangkan racun. 
 
Kemudian, cara memasaknya pun ada kiat khusus; jangan digodok terlalu lama. Bila ingin merebus sayur, biarkan air mendidih terlebih dulu, barumasukan sayurannya. 'Jangan terlalu lama dan airnya juga jangan terlalu banyak. Karena sifat vitamin yang tak larut  dalam lemak seperti vitamin C yang banyak dikandung dalam sayuran mudah sekali rusak dalam pemanasan atau akan rusak kalau kena penguapan dan panas tinggi.'

BANYAK MANFAAT
Yang jelas, Bu-Pak, sayuran yang berwarna, lanjut Lilik, lebih banyak manfaatnya ketimbang sayuran yang tak berwarna karena sayuran berwarna memiliki beta karoten. Seperti kita tahu beta karoten berguna untuk mengubah pro-vitamin A yang dikandung dalam sayuran menjadi vitamin A. 'Vitamin A dalam sayuran sebenarnya, kan, tak ada. Tapi merupakan olahan dari pro-vitamin A yang diubah menjadi vitamin A dengan bantuan beta karoten. Sedangkan vitamin A banyak terdapat pada hewan.' Contoh sayuran yang mempunyai banyak beta karoten adalah sayuran yang berwarna; sayuran berwarna merah, seperti wortel atau tomat, dan sayuran berwarna hijau seperti kangkung atau bayam.

Pro-vitamin A dalam sayuran berguna untuk pertumbuhan tulang, mata, rambut dan kulit si kecil. Selain itu, juga bermanfaat untuk mengganti sel-sel tubuh, mengganti selaput lendir mata, dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi. Manfaat sayuran tak terbatas sampai di situ, lo. Misal, karena sayuran mengandung vitamin B kompleks, maka sayuran bisa membantu proses metabolisme pembentukan sel darah merah dan bisa meningkatkan selera makan si kecil. Kemudian, menjaga sistem saraf, membantu proses perubahan karbohidrat menjadi energi, dan membantu sel tubuh menggunakan oksigen. Vitamin C yang dikandung sayuran penting untuk memelihara kesehatan gigi, gusi, kulit, otot dan tulang. Selain itu, vitamin C bisa mempercepat penyembuhan luka, menambah daya serap tubuh atas zat besi, dan dapat mencegah flu. Sedangkan vitamin E dalam sayuran hijau, penting untuk proses metabolisme dan menjaga kesehatan kulit dan otot.

Selain mengandung banyak vitamin, jelas Lilik, sayuran juga memiliki beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh, seperti kalsium dan zat besi. Kalsium penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi, untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan berguna untuk perkembangan sel saraf dan otak. Sedangkan zat besi dalam sayur bisa membantu pembentukan hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh sel-sel tubuh, serta dapat mencegah anemia. Na, Bu-Pak, mengingat begitu banyak manfaatnya bagi pertumbuhan si kecil, perkenalkan sayuran secara bertahap dan terus-menerus. Tapi ingat, ya, jangan dipaksa. Berkreasilah lebih banyak dan banyak lagi, demi si kecil.

VARIASIKAN MAKANAN
Bisa dipastikan semua ahli gizi selalu menyarankan agar makanan bagi si kecil harus beragam dan bervariasi. 'Dengan memperoleh makanan yang beraneka macam, si kecil bukan hanya memperoleh gizi yang baik, tapi juga memudahkannya untuk menerima makanan baru,' tandas Lilik. Selain itu, pemberian makanan beragam dan bervariasi pun agar orang tua tak kerepotan. Coba, deh, kalau anak hanya suka makanan yang itu-itu saja. Kemudian, diajak bepergian sementara makanan yang disuka tidak ada. Bukan tidak mungkin dia menolak makan sama sekali. 'Kalau sudah begitu, siapa yang repot?'

PERKENALKAN SAYUR LOKAL
Salah satu sayuran yang disarankan untuk dikonsumsi adalah brokoli karena mengandung zat anti kanker. 'Saya tidak mengerti mengapa brokoli sangat disarankan di Amerika sana. Mungkin karena fungsinya sebagai anti kanker, ya?' tutur Lilik. Tapi, karena baunya yang khas, tak semua anak menyukainya. 'Jika sudah demikian, tak perlu terlalu dipaksa. Toh,sayuran lokal pun banyak yang tak kalah manfaatnya dari brokoli.'

Apalagi brokoli relatif mahal dan tak bisa diperoleh di sembarang tempat. Jadi, kenapa kita enggak menggunakan sayuran lokal saja. Misal, daun singkong bisa diperkenalkan dengan diiris-iris halus. 'Daun singkong itu, kan, zat besinya tinggi, jadi cocok untuk anak yang tengah dalam masa pertumbuhan.